Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

Mengetahui Anis Gading, Burung Hitam Misterius Yang Beri Petunjuk Jalan Pendaki di Gunung Lawu

Jakarta - Bagi yang sudah pernah mendaki ke Gunung Lawu, Burung Anis Gading ini pasti tidak asing lagi. Burung hitam dengan paruh berwarna gading ini dipercaya sebagai burung yang memberi penunjuk jalan kepada pendaki. Dilansir dari Instagram @Indoflashlight, Sabtu (27/11/2021), Kisah burung ini sering dianggap sebagai sahabat setia dalam perjalanan dan penunjuk jalan agar para pendaki tidak tersesat. Mitosnya pun menyebar dari masyarakat lereng Lawu yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ke sejumlah pendaki. Ahli burung dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan, burung tersebut memiliki nama latin Turdus poliocephalus. "Jenis burung ini memiliki habitat di pegunungan, bahkan ada yang tinggal di puncak. Perilaku burung ini memang mencari makan di daerah vegetasi yang rimbun, di tanah, atau di wilayah terbuka seperti di jalur pendakian,"tulis akun Instagram@indoflashlight. Tentang perilaku Anis Gading yang mencari sisa makanan p...

Beberapa Penyebab Kawasan Eropa Kembali Menjadi Episentrum Pandemi Covid-19 Terparah di Dunia

Jakarta -  WHO telah memperingatkan bahwa Eropa sekali lagi menjadi 'episentrum' pandemi Covid-19, dengan kawasan Tengah dan Timur yang dihantam keras karena rendahnya angka vaksinasi dan para pejabat ragu-ragu untuk mengambil tindakan pencegahan yang lebih ketat untuk mengendalikan penyebaran. Infeksi juga melonjak di Eropa Barat, kawasan dengan tingkat vaksinasi yang relatif tinggi dan sistem kesehatan terbaik, tapi tindakan lockdown dianggap usang. WHO menyampaikan, kematian karena virus corona naik sampai 10 persen di Eropa pada awal November. Rusia, dengan sekitar sepertiga populasinya yang telah divaksinasi, mengalami lonjakan dalam dua bulan ini dan total angka kematian mencapai 262 ribu, salah satu tertinggi di dunia. Direktur WHO Eropa, Dr Hans Kluge menyampaikan jika tidak segera diambil tindakan untuk menghentikan penyebaran Covid, kawasan itu bisa mencatat kematian sampai 500.000 pada Februari 2022. Secara keseluruhan, kasus baru virus corona menurun di sebagian be...

Mengetahui Kisah Anita Lasker Wallfisch, Yang Selamatkan Hidupnya Karena Bermain Selo

Jakarta - Ketika Anita Lasker-Wallfisch yang saat itu berusia 17 tahun berdiri di pintu gerbang memasuki Kamp Auschwitz-Birkenau, dia yakin bahwa kematian akan segera menjemputnya. Saat itu Desember 1943 dan Anita telah menyaksikan orang tuanya dideportasi, lalu menghilang. "Jadi inilah perhentian terakhir,"ujar Anita Lasker-Wallfisch yang sekarang berusia 96 tahun, sambil mengingat apa yang ia pikirkan selama "upacara penerimaan" orang-orang baru di kamp itu. Ketika seorang petugas bertanya apa yang bisa ia kerjakan, dengan ketakutan dia menjawab, "Saya bermain selo." Beberapa saat kemudian, dia didekati oleh pemimpin orkestra putri yang baru didirikan di kamp konsentrasi itu, Alma Rose. "Saya berdiri telanjang dan kaku karena ketakutan, lalu Alma Rose bertanya kepada saya: 'Di mana dan apa yang kamu pelajari?' Itu adalah percakapan yang gila." Bermain selo selamatkan hidupnya Dalam sebuah wawancara untuk movie dokumenter m...

Aplikasi PeduliLindungi Mengindetifikasi 18.394 Data Positif Dalam Sebulan

Jakarta -  Aplikasi pelacak COVID-19 PeduliLindungi telah membantu mengindentifikasi sebanyak 18.394 pengunjung positif COVID-19 dan kontak erat terhitung 20 Oktober 2021 hingga 10 November 2021, ungkap Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono. "Bayangkan ini tidak teridentifikasi dan orang-orang ini berkeliaran bebas dan bisa memberikan potensi penularan," ujar Dante Saksono dalam talkshow daring, Jumat (12/11). Aplikasi yang sudah digunakan sebanyak 12.081.308 orang dengan lebih dari 60 juta pengguna terdaftar by means of mobile ini menjadi salah satu contoh sistem kesehatan dengan memanfaatkan teknologi electronic. Dante mengatakan, hadirnya aplikasi ini sebuah loncatan besar dalam transformasi digital di masa pandemi COVID-19 . Saat ini, tercatat sebanyak 44.599 electrical outlet menggunakannya dalam upaya melakukan penelusuran kasus. Data menunjukkan, lebih dari 9 juta akses ke mapping dan tracking aplikasi PeduliLindungi terdaftar setiap hari. Di sisi existed, d...

Mengenal Kisah Hantu Tertua di Dunia Yang Berada Pada Gambar Kepingan Tanah Liat Babilonia Berusia 3,500 Tahun

Jakarta - Gambar hantu pada kepingan tanah liat dari zaman Babilonia berusia 3.500 tahun ditemukan di satu kamar penyimpanan di British Museum di London. Diyakini ini adalah gambar hantu tertua dalam sejarah manusia. Kurator sejarah Timur Tengah British Museum, Dr Irving Finkel, kepada surat kabar The Guardian mengatakan, tablet yang ditemukan pada abad ke-19 tersebut selama ini tak diperhatikan karena sekilas gambar pada tablet itu tidak begitu jelas. Juga ada kerusakan pada kepingan tanah liat ini. "Tapi, ketika dicermati secara saksama di bawah lampu, barulah figur yang ada di kepingan ini menjadi jelas,"kata Finkel, yang menggambarkannya sebagai obyek yang spektakuler. "Jelas (gambarnya adalah) hantu laki-laki dan ia menderita. Bayangkan (situasinya) ada hantu laki-laki, kurus, dan jangkung gentayangan di sekitar rumah, dan membuat orang-orang cemas ...,"kata Finkel. Tablet computer ini memberi gambaran tentang hantu laki-laki berjanggut yang d...